budidaya semut jepang

Meraup Untung Dengan Budidaya Semut Jepang

budidaya semut jepangBudidaya semut Jepang, bagi sebagian orang hal ini tidak terpikirkan untuk dijadikan peluang bisnis, karena mereka kurang mengetahui manfaat dari semut Jepang. Semut Jepang menjadi obat tradisional yang populer dikonsumsi sebagian orang karena banyaknya kandungan serta kepercayaan terhadap khasiat dari semut Jepang ini. Ketika berbisnis, sebagian orang pasti memikirkan berapa keuntungan yang didapat dari hasil bisnis mereka. Tak dapat dipungkiri bahwa setiap orang menginginkan untung yang besar dalam bisnis mereka. Dengan berbisnis semut Jepang ini kita tidak perlu khawatir berapa keuntungan yang kita peroleh dari usaha ini. Apakah Anda masih ragu untuk mencoba bisnis ini?

Mengapa Bisnis Budidaya Semut Jepang Menguntungkan?

Sebagaimana kita ketahui bahwa kisaran harga semut Jepang per ekornya adalah 1000 rupiah hingga 3000 rupiah. Mungkin Anda berpikir bahwa dengan harga semut Jepang yang telah dipaparkan di atas, maka budidaya semut Jepang  pun akan membutuhkan biaya yang fantastis. Namun, pemikiran Anda salah besar. Hal itu dikarenakan, usaha ini hanya membutuhkan wadah, dan makanan untuk semut Jepang.  Berbicara mengenai makanannya, semut Jepang hanya memerlukan makanan berupa ragi. Ragi sangat mudah ditemukan baik di toko, pasar, bahkan warung pun juga menjual ragi. Harga ragi yang ekonomis tidak membuat kantong kering. Anda tidak perlu berpikir dua kali untuk memulai usaha bisnis ini.

Namun, peternak semut Jepang harus senantiasa memperhatikan waktu dalam memberi makan semut Jepang. Karena semut Jepang bisa mati apabila Anda kurang rajin dalam memberi makan semut Jepang. Semut Jepang sangat cepat dalam berkembang biak, waktu yang dibutuhkan dari masa kawin, pembentukan larva, hingga menjadi semut muda membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. Anda harus menyiapkan beberapa toples cadangan untuk mengantisipasi semut Jepang yang telah berkembang biak. Jika Anda kurang rajin dalam memindahkan sebagian semut yang telah berkembang biak , maka lama kelamaan kapas yang ada di dalam toples tidak dapat menampung banyaknya semut Jepang. Begitulah yang harus Anda lakukan ketika Anda melakukan budidaya semut Jepang.

Related posts: