Menikmati Paket Wisata Seru di Goa Pindul

goa pindulMenyusuri sungai bawah tanah sekaligus menyusuri goa menjadi salah satu tren wisata yang ada di Yogyakarta saat ini yang berada di Kabupaten Gunung Kidul tepatnya di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo yaitu goa pindul. Tempat wisata ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta sejak diresmikan oleh bupati setempat pada tahun 2010 lalu. Goa yang dulu hanya menjadi sarng kelelawar ini pun sekarang ramai dikunjungi oleh ribuan wisatawan baik dari berbagai wilayah di Indonesia maupun wisatawan mancanegara. Goa tersebut juga menyimpan mitos yaitu air tetesan dari stalaktit yang konon katanya dapat membuat anda menjadi awet muda.

Kunjungi Goa Pindul Untuk Wisata Anda

Jarak yang anda tempuh jika ingin berwisata ke tempat ini kurang lebih 50 km dari Kota Yogyakarta dan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan dengan rute yang tidak sulit karena banyak petunjuk jalan yang menuju ke goa pindul dan baliho-baliho penunjuk arahnya. Sesampainya disana, anda dapat memilih beberapa paket wisata yang akan anda nikmati. Paket wisata yang paling diminati saat ini adalah Cave Tubing. Di wisata ini anda akan disuguhkan pemandangan eksotis dalam goa seraya menyusuri sungai bawah tanahnya. Kemudian, bila anda ingin menaikkan adrenalin dengan tetap melihat pemandangan indah, anda dapat mencoba Rafting/River Tubing Sungai Oyo, yaitu menyusuri sungai Oyo yang diapit oleh batuan karst di tepi sungai sehingga mampu memberikan pengalaman tersendiri bagi anda. Lalu Susur Goa Sriti dan Susur Goa Gelatik bagi anda yang menyukai tantangan dan petualangan. Kedua wahana yang disebut terakhir ini sekarang banyak diminati oleh anak-anak muda dan para pecinta alam.

Untuk menikmati paket wisata tersebut anda dapat membayar dengan harga yang cukup murah mulai dari 30 ribu rupiah. Harga tersebut sudah termasuk semua perlengkapan berstandar profesional seperti pelampung, ban karet, sepatu karet, head lamp, helm, oksigen dan juga jada pemandu. Dengan semua fasilitas ini, anda tidak perlu meragukan lagi keamanan berwisata di goa pindul karena sudah ditangani oleh ahlinya.

Bagaimana Cara Investasi Emas? Ini Dia Jawabannya!

Bagaimana Cara Investasi Emas? Ini Dia Jawabannya!

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara investasi emas yang aman dan juga menguntungkan. Seperti halnya investasi lain seperti reksa dana, saham, deposito, rumah dan sebagainya, berinvestasi emas bisa jadi sangat menguntungkan jika Anda pandai mengolahnya. Namun, banyak orang yang ingin berinvestasi emas takut untuk menyimpannya di rumah karena merasa tidak begitu aman. Jadi, apa solusinya? Simak informasi berikut ini dan dapatkan jawabannya.

Mengenal Cara Investasi Emas

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk berinvestasi emas tanpa takut tidak aman dengan penyimpanannya. Berikut inilah beberapa cara yang bisa Anda lakukan jika ingin investasi emas namun tak berani menyimpannya di rumah.

  1. Investasi emas di pegadaian

Cara ini sangat cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi emas namun tak berani menyimpan logam mulia yang Anda miliki di rumah. Pegadaian membuka layanan penitipan emas yang bisa Anda manfaatkan untuk menyimpan emas Anda dengan biaya yang murah dan sudah diasuransikan. Untuk berinvestasi emas di pegadaian Anda bisa melakukannya dengan menitip, mencicil atau pun menabung.

  1. Investasi emas sebagai modal usaha

Cara investasi emas yang satu ini biasanya dilakukan dengan sistem gadai. Berbeda dari hanya menitipkannya saja seperti cara di atas, di sini Anda menggadaikan emas tersebut dan uang hasil gadainya digunakan untuk modal usaha atau bisnis. Kelebihannya tentu jika usaha Anda berhasil dan kemudian emas bisa diambil kembali saat modal sudah berlipat ganda. Kekurangannya tentu saat usaha Anda bangkrut.

Kedua cara yang telah disebutkan di atas memang sangat cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi emas tanpa menyimpannya di rumah Anda. Namun, Anda pun bisa tetap menyimpannya di rumah dan menggunakan cara investasi sederhana seperti membeli di saat harga murah dan kemudian menjual emas tersebut pada saat harga mahal. Selain itu, Anda juga bisa menginvestasikan emas ini dalam bentuk tabungan emas atau asuransi emas dimana Anda menabung dalam bentuk emas untuk keperluan di masa mendatang. Demikianlah beberapa informasi mengenai cara investasi emas yang bisa Anda coba.

Kenali Jenis-jenis Saham Sebelum Berinvestasi

Kenali Jenis-jenis Saham Sebelum Berinvestasi

Wajib hukumnya untuk mengetahui jenis-jenis saham sebelum berinvestasi. Ya, dengan mengetahui dan mengenal semua jenis saham yang ada, kemungkinan Anda salam mengambil keputusan pun akan berkurang karena Anda dapat memilih saham yang sesuai dengan tujuan investasi Anda. Ingin tahu apa saja jenis saham yang ada di bursa? Mari simak informasinya berikut ini.

Yang Perlu di Perhatikan Dalam Dunia Saham

Sebenarnya jenis saham bisa dibedakan berdasarkan tiga cara yaitu berdasarkan kapitalisasi pasar dan likuiditas, berdasarkan likuiditas saham dan terakhir berdasarkan kepemilikannya. Mari kita mulai dari yang pertama yaitu saham berdasarkan kapitalisasi pasar dan likuiditas. Berdasarkan kapitalisasinya, saham dibedakan menjadi saham unggulan, saham lapis kedua dan saham lapis ketiga. Saham unggulan atau papan atas adalah saham yang kapitalisasi pasarnya di atas Rp 40 triliun. Sedangkan saham lapis kedua adalah yang kapitalisasi pasarnya antara Rp 1 triliun sampai Rp 40 triliun dan saham lapis ketiga adalah saham dengan kapitalisasi pasar di bawah Rp 1 triliun.

Yang kedua, saham berdasarkan likuiditasnya. Jenis-jenis saham berdasarkan likuiditas sahamnya dibagi menjadi tiga kategori yaitu saham berlikuiditas tinggi, saham musiman dan saham tidur. Saham berlikuiditas tinggi umumnya adalah saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Saham jenis ini akan mempermudah para investor untuk memperjualbelikan saham tersebut. Sedangkan saham musiman yaitu saham yang bergerak aktif saat terjadi peristiwa-peristiwa tertentu yang dapat mempengaruhi kondisi bisnisnya. Ada juga saham tidur yaitu saham yang memiliki tingkat likuiditas rendah.

Yang ketiga, saham berdasarkan kepemilikannya. Jika dilihat dari segi kepemilikannya, saham terbagi menjadi dua jenis yaitu saham biasa dan saham preferen. Saham biasa inilah yang paling besar beredar di bursa. Pemilik saham umum atau biasa ini akan menerima dividen saat perusahaan memperoleh laba. Sedangkan saham preferen adalah jenis saham yang memberikan dividen kepada pemegangnya secara pasti. Saat perusahaan bangkrut atau dilikuidasi, para pemegang saham preferen lah yang akan menerima hak atas sisa aset perusahaan terlebih dahulu sebelum pemegang saham biasa. Demikianlah sedikit informasi tentang jenis-jenis saham.